Welcome to My Blog

Selamat datang di "blogku™". Silahkan comment semua postinganku. Sampai tangan anda merasa lelah... . Hhe... .

Kamis, 14 Januari 2010

Sotry at The Night

Hari ini, adalah malah hari yang sangat hening

Keluargaku tidur lebih awal

Mungkin, karena mereka semua kecapekan

Yaaa…tentu saja, mengusungi barang sangat melelahkan

Mungkin juga, mereka akan mempersiapkan diri untuk perjalanan besok

Perjalanan besok, mungkin sangat panjang dan melelahkan

Kami sekeluarga akan pindah rumah

Kali ini, ku tidur beralaskan karpet

Dengan selimut tipis, dan bantal kecil tanpa guling

Sulit rasanya, diriku ini untuk tidur

Bukan karena semua itu, tapi karena…

Ku membayangkan, bahwa hari ini hari terakhirku untuk tidur disini

Yaaa…mungkin bukan hanya terakhir tidur disini, tapi di dunia ini

Rasa takut tiba-tiba menyelimutiku

Hari ini, bagaikan hari terakhir aku hidup

Bukan karena meninggalkan rumah ini..

Tapi, entahlah..rasa itu tiba-tiba muncul di benakku

Aku pun duduk di sudut kamarku, dengan berselimutkan selimut tipis

Ku pandangi setiap sudut kamarku

Aku pun teringat dengan perjalanan hidupku saat ini

Sudah banyak jam-jam di hidupku hanya untuk bersenang-senang

Hanya untuk melakukan hal-hal yang yang tidak berguna

Dan perbuatan yang hanya bisa menjauhkan diriku dengan diri-Nya

Ya Allah..apa yang sudah ku perbuat?

Dalam hidupku ini, hanya beberapa waktu saja untuk mengingat-Mu

Ya Allah..Ya Affuw..

Maafkanlah hamba-Mu ini Ya Allah..

Yang penuh dosa dan khilaf… .

Hamba-Mu ini telah larut dalam gemerlap duniawi semata

Dunia yang akan hancur ketika hari akhir tiba…

Kenapa hamba-Mu ini Ya Allah?

Yang berusaha mati-matian hanya untuk mendapatkan kebahagiaan dunia ini..

Sedangkan bermalas-malasan untuk menadapatkan kebahagiaan akhirat yang kekal kelak..

Ya Allah…

Berilah hamba-Mu ini petunjuk..

Jalan yang lurus..

Jalan yang engkau ridhai..

Bukan jalan yang engkau murkai..

Dan bukan jalan yang sesat… .

Aku pun teringat do’a Abu Nawas yang pernah aku baca

Ilahi lastu lil Firdausi ahla, wala aqwa’alan naril jahimi, fahabi taubatan waghfir dzunubi, fa innaka ghafiruz dzanbil ‘adhimi.”

Yang artinya:

Wahai Tuhanku, aku ini tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena, sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.”

Air mata pun sudah berlinang di mataku

Untuk bersiap-siap terjun dan membasahi pipi

Aku pun beranjak pergi ke kamar mandi untuk berwudhu

Setelah itu, ku kembali ke kamar untuk pergi ke dunia mimpi

Sekali lagi, sebelum ku pejamkan kedua mata ini, ku lihat se-keliling kamarku

Kamarku terlihat sangat hampa, kosong, dan tidak bernilai

Ketika kamarku penuh dengan semua barang-barangku..

Kamar ini terlihat sangat mewah sangat indah

Namun, setelah semua barang itu pergi, kamarku hanya seperti ruangan yang bertaraf rendah

Hmm...kamarku itu, ibarat seseorang..

Seseorang itu akan indah jika dihiasi dengan amal perbuatannya, akhlaknya, dan ketakwaannya

Apabila seseorang itu kosong, hampa akan amal-amalnya, maka di mata Allah, derajatnya akan begitu rendah…

Aku pun termenung..

Aku pun mulai untuk berbaring

Ku coba tuk memejamkan mata ini…

Tiba-tiba, terlintas sesosok orang yang aku banggakan selama ini..

Dialah…memang Beliau…

Rabu, 13 Januari 2010

19.26

Ttd.

dila





n.b:

ini hanya rekayasa, hanya karangan, dan hanya sebuah pemikiran yang keluar dari saya, dan ini artikel yang sangat membingungkan bagi saya, dan walaupun ini antar kata atau antar paragraf tidak nyambung, mohon di maklumi, silahkan ambil saja hikmahnya... .

Related Posts by Categories



0 komentar:

Posting Komentar